Powered by Blogger.

MTQ Mahasiswa Nasional ke-XIV Universitas Indonesia

MTQ Mahasiswa Nasional ke-XIV Universitas Indonesia

Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh !!

Kabar gembira untuk teman-teman mahasiswa pecinta Al-Quran, perhelatan Qurani terbesar di negeri ini bagi kalangan mahasiswa akan kembali dilaksanakan di Universitas Indonesia dalam rangka MTQ Mahasiswa Nasional ke XIV setelah sempat sebelumnya diselenggarakan di Ranah Minang pada MTQMN ke XIII Universitas Andalas - Universitas Negeri Padang.


Sebagai tuan rumah MTQMN kali ini, tampaknya Universitas Indonesia (UI) akan sangat siap dalam menjamu para "keluarga Tuhan" dalam rangak membumikan Al-Quran di negeri ini. Acara yang mengusung tema "Membentuk Mahasiswa yang Beriman, Bertakwa dan Berakhlaqulkarimah menyongsong Indonesia Emas", menurut pihak pelaksana akan sangat berbeda dan diperkirakan akan menjadi MTQMN terbesar dan termeriah dibandingkan dengan MTQMN sebelumnya.

Menurutnya, MTQ kali ini tidak hanya dimeriahkan dengan festival Al-Quran saja, melainkan juga pameran budaya dari negara-negara tetangga ASEAN dan timur tengah yang juga berpartisipasi dalam acara ini, mulai dari pawai, pameran dan tentunya bahasa dari masing-masing negara yang berpartisipasi.

Diperkirakan akan ada sekitar 2.000 peserta yang akan berlomba di ajang MTQMN kali ini, yang diutus oleh sekitar 100 perguruan tinggi di Indonesia, setelah seblumnya ada sekitar 1.416 peserta pada MTQMN ke XIII di Padang 2013 lalu dengan Universitas Negeri Malang yang meraih gelar Juara umum, dan salah satunya penulis sendiri merupakan juara pada cabang lomba "DEBAT BAHASA ARAB AL-QURAN MTQMN ke XIII" sebagai utusan dari Jurusan Sastra Arab Universitas Negeri Malang.

Universitas Indonesia, sebagai salah satu Universitas "terbesar" di Indonesia, diharapkan akan mampu menyuguhkan acara yang sukses dan meriah dengan konsep-konsep dan desain yang matang, seperti salah satunya konsep lomba yang bersifat "Qiraah" akan digelar secara Outdoor yang banyak didukung oleh para peserta.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat anda lihat di pedoman MTQMN ke XIV disini, atau langsusng saja kunjungi website resminya di 
mtqmn14.ui.ac.id

Semoga bermanfaat, Wassalamu 'Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh !!

Ucapan yang menyebabkan kafir atau murtad

Ucapan yang menyebabkan kafir atau murtad

Assalamu ‘Alaikum Wa rahmatullahi wa Barakatuh !!
Seorang muslim memang seharusnya mengimani bahwa Allah-lah yang berkuasa atas segala seuatu, Dia-lah puncak segala sesuatu, segala  sesuatu yang terjadi dan akan terjadi, semuanya ada dalam kekauasaan dan kehendak-Nya, baik itu sesuatu yang tidak diinginkan maupun juga sebaliknya.

Hal tersebut sesuai dengan rukun Iman Qada’ dan Qadar, dimana seorang msulim harus yakin dan percaya bahwa segala sesuatu, baik buruknya, merupakan kehendak Allah, dan orang yang mengingkari rukun tersebut tidak bisa dihukumi mukmin, karena tidak melengkapi keenam rukun Iman dalam Islam.

seorang mukmin sejati tentunya memiliki sifat dan kebiasaan menjaga diri dari hal yang kurang bermanfaat, terlebih hal yang dapat menyebabkan kekafiran, begitu juga dalam ucapan, mengingat mulut seperti yang disampaikan oleh baginda Nabi adalah onggota badang yang paling sering dan penyebab utama bagi pemiliknya untuk measuk neraka.

Salah satu faedah menjaga lisan, adalah menjaga kita agar tidak mengucapkan kalimat kalimat yang dapat menyebabkan kekafiran. Betapa banyak orang yang tanpa sadar terlalu banyak berbicara dan akhirnya menyeretnya ke dalam jurang kekufuran.

Seperti yang terjadi pada seorang anak yang memiliki seorang ibu yang sedang sakit yang tak kunjung sembuh, menurut beberapa orang penyakit tersebut akibat si ibu terkena sihir, hingga suatu hari si anak berkata “ penyakit ibu bukan dari Allah. Kalau memang dari Allah, pastilah Allah berikan obatnya”.
Mengenai ucapan si anak yang demikian, mungkinkah dapat menyebabkan kemurtadan ??

jawabnnya, memang lah kalimat ucapan tersebut sudah termasuk kategori mengkafirkan. Namun perlu diklasifikasi bahwa jika memang si anak mengucapkannya dengan meyakini bahwa bukanlah Allah yang menciptakan dan menyebabkan adanya penyakit tersebut, maka jelas dia sudah murtad secara ahir dan batin. Namun jika tidak ada niat demikian, maka dia hanya kafir secara lahir saja.
Berikut adalah rujukan dari Syarh Minhaj Ath-Thullab, karya Syaikh Zakariya Al-Anshariy:

أَنَّ نَحْوَ السُّجُودِ لِنَحْوِ الشَّمْسِ مِنْ مُصَدِّقٍ بِمَا جَاءَ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُفْرٌ إجْمَاعًا ، ثُمَّ وَجْهُ كَوْنِهِ كُفْرًا بِأَنَّهُ يَدُلُّ عَلَى عَدَمِ التَّصْدِيقِ ظَاهِرًا وَنَحْنُ نَحْكُمُ بِالظَّاهِرِ فَلِذَلِكَ حَكَمْنَا بِعَدَمِ إيمَانِهِ لَا ؛ لِأَنَّ عَدَمَ السُّجُودِ لِغَيْرِ اللَّهِ دَاخِلٌ فِي حَقِيقَةِ الْإِيمَانِ حَتَّى لَوْ عَلِمَ أَنَّهُ لَمْ يَسْجُدْ لَهَا عَلَى سَبِيلِ التَّعْظِيمِ وَاعْتِقَادِ الْأُلُوهِيَّةِ بَلْ سَجَدَ لَهَا وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ لَمْ يَحْكُمْ بِالْكُفْرِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ وَإِنْ أَجْرَى عَلَيْهِ حُكْمَ الْكُفَّارِ فِي الظَّاهِرِ 
Semoga Bermanfaat bagi kita semua.             

Wassalamu ‘Alaikum Wa rahmatullahi wa Barakatuh

Ucapan Selamat Hari Raya Non-Muslim

Ucapan Selamat Hari Raya Non-Muslim

Assalamu 'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh !!
Akhir akhir ini, masalah toleransi agama menjadi perbincangan yang fenomenal. Di kalangan kaum muslimin pun terdengar pendapat bahwa mengucapkan selamat baik secara langsung atau tidak kepada orang lain di luar Islam terkait perayaan perayaan dalam keyakinan orang non muslim merupakan suatu hal yang lumrah dan sah sah saja, hal demikian dilakukan atas nama toleransi. Lalu benarkah toleransi? Apakah toleransi bisa diterapkan kapan saja dan tanpa batasan ? lalu bagaimana hukum uacapan selamat atas perayaan perayaan tertentu dalam keyakinan orang non muslim ??

Mengutip dari hasil bahtsul masail, tercapai keputusan dengan beberapa klasifikasi berikut :
  1. Jika dilakukan dengan niat mensyiarkan atau memeriahkan kekafiran agama mereka, maka jelas hukumnya Murtad.
  2. Jika tidak, maksudnya hanya mengucapakan dengan maksud menyemarakkan syiar hari rayanya saja, maka hukumnya tidak murtad, namun tetap berdosa.
  3. Dan jika hanya sekedar mengucapkan saja tanpa ada niat apapun atau hanya ikut ikut saja, dan bukan untuk menyemarakkan hari rayanya, maka tidak berdosa dengan catatan jika yang demikian diucapkan kepada sesama muslim, namun jika diucapkan kepada orang kafir tersebut, hukumnya tetap haram.


Rujukannya bisa kita lihat dari kutipan kitab “Al-Fatawa Al-Kubra” karya Imam Ibnu Hajar Al-Haytamiy berikut:


لَا كُفْرَ بِفِعْلِ شَيْءٍ من ذلك فَقَدْ صَرَّحَ أَصْحَابُنَا بِأَنَّهُ لو شَدَّ الزُّنَّارَ على وَسَطِهِ أو وَضَعَ على رَأْسِهِ قَلَنْسُوَةَ الْمَجُوسِ لم يَكْفُرْ بِمُجَرَّدِ ذلك،  وهو ظَاهِرٌ بَلْ فَعَلَ شيئا مِمَّا ذُكِرَ فيه لَا يَحْرُمُ إذَا قَصَدَ بِهِ التَّشْبِيهَ بِالْكُفَّارِ لَا من حَيْثُ الْكُفْرُ وَإِلَّا كان كُفْرًا قَطْعًا فَالْحَاصِلُ أَنَّهُ إنْ فَعَلَ ذلك بِقَصْدِ التَّشْبِيهِ بِهِمْ في شِعَارِ الْكُفْرِ كَفَرَ قَطْعًا أو في شِعَارِ الْعَبْدِ مع قَطْعِ النَّظَرِ عن الْكُفْرِ لم يَكْفُرْ وَلَكِنَّهُ يَأْثَمُ وَإِنْ لم يَقْصِدْ التَّشْبِيهَ بِهِمْ أَصْلًا وَرَأْسًا فَلَا شَيْءَ عليه

Semoga Bermanfaat, bagi kita semua
Assalamu 'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh

Muslim Explorer : Referensi Al-Quran Hadits Praktis

Assalamu 'alaikum sahabat muslim !!
Setelah sekian lama saya tidak berbagi Perpustakaan digital Islami yang dapat memudahkan kita dalam menjalani tanggung jawab sebgai hamba dan khalifah Allah di muka bumi, dan setelah sekian lama saya memilah milih apa yang patut dan sekiranya penting untuk saya bagikan bagi sahabat muslim, akhirnya saya temukan Perpustakaan digital Al-Quran Hadits yang disertai dengan translatenya. Perpustakaan digital dengan nama Muslim Explorer ini sudah dilengkapi dengan lisensi kode yang artinya sudah full version.

Perpustakaan digital ini memuat tentang Al-Quran dan terjemahannya lengkap dengan tafsir dari 4 Kitab terkemuka di dunia Ahlussunah Wal Jamaah, yaitu Tafsir, Ath-Thabriy, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Jalalain dan tafsir Al-Qurthubiy.

 Sedangkan Haditsnya, yang dilengkapi juga dengan translatenya, berisi referensi hadits dari 6 diantara 9 kitab hadits terpercaya di dunia islam. Dua diantaranya adalah Kitab hadits tertinggi  yaitu dua Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, dan Empat kitab Sunan, Yaitu Sunan At-Turmudziy, Sunan An-Nasaiy, Sunan Abu Dawud dan Sunan Ibnu Majah.

Bonus kelebihan dari Perpustakaan digital ini tidak hanya memuat translate Bahasa rumpun Melayu, namun juga translate English dari beberapa ahli, Translate Spanyol, Jerman, Prancis dan Itali. Bonus Berikutnya adalah bonus Kamus Literal yang disusun berdasarkan urutan abjad Arabic.
Nah, bagi sahabat muslim yang sedang focus untuk mempelajari Al-Quran dan Hadits atau memang berprofesi sebagai Muallim keagamaan, Perpustakaan digital ini saya kira cukup pantas untuk dimiliki, dan semoga akan bermanfaat bagi kita semua.

bagi kawan-kawan muslim yang berminat bisa langsung menuju link berikut :

Muslim Explorer

semoga akan menjadi amal jariyah serta membawa kemanfaatan bagi Bangsa dan Negara, dan terutama bagi Agama kita tercinta, Agama Islam.

sekian dulu, terima kasih !!!
wassalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh !!

Pekan Arabi UM 2014

Assalamu 'alaikum para pecinta bahasa arab !!!
seperti biasa, dikalangan pelajar dan pecinta bahasa arab sudah merupakan hal yang biasa jika ada event-event perlombaan bahasa arab, nah salah satunya yang sudah populer di tanah air dengan perlombaan berskala Nasional di samping FTT (Festival Timur Tengah) UI dan FKA (Festival Kebudayaan Arab) UGM, kini hadir untuk ke 23 kalinya terselenggaranya sejak pertama kali digelar, yaitu, Pekan Arabi UM 2014.

Nah, kali ini, ada sedikit perubahan dan gebrakan dalam pelaksanaan Pekan Arabi tahun ini, untuk lebih lanjut nih baca berikut ini :

TEMA KEGIATAN DAN PELAKSANAANNYA
1.    Pekan Arabi 2014 memiliki tema yaitu,
العربية لغة الاتصال بين مسلمي العالم
“Bahasa Arab sebagai bahasa pemersatu umat Islam seluruh Dunia”.

2.    Pelaksanaan Pekan Arabi 2014
Hari        : Jum’at-Jum’at
Tanggal    : 10-17 Oktober 2014
Waktu    : 08:00-selesai
Tempat    :
1.    Aula AFA Gedung E6 Lt 2 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM), Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia.
2.    Gedung D7 dan Gedung D8 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM), Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia.
3.    Halaman Gedung D7 dan Gedung D8 Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM), Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia.
4.    Aula Perpustakaan Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia.

JENIS PERLOMBAAN
1.    Lomba Taqdim Al-Qishah (Bercerita) tingkat SMA/MA se-derajat se-Jawa.
2.    Lomba Imathah (Cerdas Cermat) tingkat SMA/MA se-derajat se-Jawa.
3.    Lomba Khithabah (Berpidato) tingkat SMA/MA se-derajat se-Jawa.
4.    Lomba Olimpiade Bahasa Arab tingkat SMA/MA se-derajat se-Jawa.
5.    Lomba Kaligrafi tingkat SMA/MA se-derajat se-Jawa.
6.    Lomba Qiro’ah Asy-Syi’ir (Membaca Puisi) tingkat Universitas Nasional.
7.    Lomba Munadharah ‘Ilmiyah (Debat Berbahasa Arab) tingkat Universitas Nasional.
8.    Lomba Khithabah (Berpidato) tingkat Universitas Nasonal.
9.    Lomba Esai tingkat Universitas Nasional.
10.    Lomba Al-Ghina’ Al-Arabi (Menyanyi Lagu Arab) tingkat Umum Nasional.
11.    Lomba Festival Banjari tingkat Umum Nasional.

untuk penjelasan mengenai petunjuk dan teknis pelaksanaan masing-masing lomba serta formulir pendaftaran, dapat di lihat di web resmi HMJ SASTRA ARAB UM

Ok, Fixxxxx !!!
wassalam !!

Contoh percakapan hiwar bahasa arab dan kosa kata mufradat (astronomi)

Astronomi




أحمد : أماه، أذهب الآن إلى المدرسة

الأم : ألم تحمل معك البرطلة ؟ أخاف عليك من المطر فإن الريح تهب عاصة، والسماء تغيم

أحمد : ألا وإن المدرسة بقريبة من هنا؟ والسماء لما تمطر

الأم : ألم تطع ما أمرتك أمك ؟ هل تدري متى تمطر السماء؟ لعلك تمطر في أثناء سيرتك ؟

أحمد : سمعا وطاعة، اعفي عني يا أماه، السلام عليكم ورحمة الله

الأم : وعليكم السلام ورحمة الله


Tata Surya

Merkurius عُطَارِدٌ Venus فِيْنُوس

Mars مَارِسٌ Jupiter جُوْبِيْتِر

Pluto بَلُوْتُوْ Bumi أَرْضٌ

Neptunus نِبْتُوْن Uranus أُوْرَانُوْس

Saturnus سَاتُوْرِنْ Orbit مَحْجَرُ الْعَيْنِ

Venus فِيْنُوْس



Luar Angkasa

Matahari شَمْسٌ Meteor ظَاهِرَةٌ جَوِّيّةٌ

Planetarium بَلاَنِيْتَارِيُوْم Teleskop تِلِسْكُوْب

Ilmuwan عَالِمٌ Stasiun Luar Angkasa كُرْسِيُّ

Astronomi فَلَكِيٌّ Roket المَحّطَّةُ الْفِضَائِيَّةُ

Orbit مَحْجَرُ الْعَيْنِ Astronot فِضَائِيٌ

Bumi أَرْضٌ Pesawat Luar Angkasa طَيَّارَةُ حَيِّزِ الْفِضَاء

Bulan قَمَرٌ Komet مُذَنَّبٌ

Bintang نَجْمٌ Satelit قَمَرٌ صِنَأعِيٌ

Galaksi مُجَرَّةٌ


Arah Mata Angin

Selatan جَنُوْبٌ Tenggara جَنُوْبٌ شَرْقِيٌّ

Utara شِمَالٌ Barat daya جَنُوْبٌ غَرْبِيٌ

Barat غَرْبٌ Timur laut شِمَالٌ شَرْقِيٌّ

Timur شَرْقٌ Barat Laut شِمَالٌ غَرْبِيٌّ



Cuaca

Terang صَحْوٌ Berawan غَامٌ

Mendung غَائِمَةٌ Panas حَارٌ

Kabut سَدِيْمٌ / ضَبَابٌ Dingin بَارِدٌ

Awan سَحَابٌ Lembab رَطْبٌ

Pelangi قَوْسُ قُرَحٍ Hangat دَافِئٌ

Matahari terbit اِنْسِبَاقُ الْفَجْرِ Hujan مَطَرٌ

Embun النَّدَى / الحَلِيتُ Berangin كَثِيْرُ الرِّيَاح

Kilat petir بَرْقٌ Berkabut كَثِيْرُ الضِّيَابِ

Badai بَرِّيَّةٌ Cerah صَافٌ

Udara جَوٌّ Angin puyuh هَوْجَاء



Musim

Musim Semi رَبِيْعٌ Musim Panas صَيْفٌ

Musim Dingin شِتَاءٌ Musim Gugur خَرِيْفٌ



Kata Kerja

Berputar دَارَ – يَدُوْرُ Menabrak صَدَمَ - يَصْدِمُ

Bersinar أَشْرَقَ – يُشْرِقُ

Terbenam غَابَ – يَغِيْبُ

Terbit طَلَعَ – يَطْلُعُ

Turun نَزَلَ – يَنْزُلُ

Berhembus هَبَّ – يَهُبّ

Isim - Isim Yang di Rafa' (subjek dan predikat kalimat dalam bahasa arab)

مرفوعات الأسماء
ISIM-ISIM YANG DIMARFU'


Isim yang dimarfu' atau yang mengalami I'rab Rafa' umumnya membahas tentang Subjek dan predikat, baik dalam bentuk jumlah Ismiyyah, atau jumlah Fi'liyyah, Isim yang di marfu' terdiri dari :


1) Mubtada' dan Khabar pada Jumlah Ismiyyah (Kalimat Nominal).
Seperti yang kita ketahui bahwa bentuk kalimat sempurna bahasa arab dapat dibagi menjadi dua, yaitu :
a. Jumlah Fi'liyyah, yaitu : suatu kalimat yang Subjek dan predikatnya terdiri dari Fi'il (kata kerja) sebagai predikat dan Fa'il (pelaku kata kerja tersebut) sebagai subjeknya.
b. Jumlah Ismiyyah, yaitu : suatu kalimat yang Subjek dan prediketnya merupakan Isim yang terdiri dari Mubtada' sebagai Subjeknya dan Khabar sebagai predikatnya.

Mubtada' sendiri umumnya berada di awal permulaan kalimat dan berbentuk isim ma'rifah (biasanya ada " Al " alif lam), kedudukannya selalu berada dalam posisi Rafa', sedangkan Khabar sebagai predikat dari Mubtada' tentunya berfungsi sebagai penjelasan tentang mubtada' yang berkedudukan sebagai subjek, biasanya Khabar selalu berbentuk isim nakirah (biasanya tanpa ada " Al " alif lam), kedudukannya pun sama, yaitu posisi rafa'. dan untuk lebih jelasnya perhatikan contoh-contoh Jumlah Ismiyyah berikut :
اَلْبَيْتُ كَبِيْرٌ
= rumah itu besar
اَلْبَيْتُ كَبِيْرٌ جَمِيْلٌ = rumah itu besar (lagi) indah
اَلْبَيْتُ الْكَبِيْرُ جَمِيْلٌ
= rumah besar itu indah



Dalam contoh di atas terlihat bahwa semua Isim (mubtada' dan khabar) yang terdapat dalam Jumlah Ismiyyah adalah Marfu' (mengalami I'rab Rafa'), yang ditandai dengan harakat akhir Dhammah.

2) Fa'il (Subjek Pelaku) atau Naib al-Fa'il (Pengganti Subjek Pelaku) pada Jumlah Fi'liyyah (Kalimat Verbal).

Seperti yang kita bahas di atas, bahwa kalimta dalam bahasa arab dibagi menjadi kalimat Nominal (jumlah ismiyyah) dan kalimat verbal (jumlah Fi'liyyah). Untuk Jumlah Ismiyyah sudah kita bahas di atas, yang mana unsurnya terdiri dari Mubtada' dan Khabar.

sekarang kita akan membahas tentang Jumlah Fi'liyyah (kalimat Verbal), perlu saya ulangi bahwa kalimat verbal atau  Jumlah Fi'liyyah merupakan suatu kalimat yang Subjek dan predikatnya terdiri dari Fi'il (kata kerja) sebagai predikat dan Fa'il (pelaku kata kerja tersebut) sebagai subjeknya. dan bisa juga terdiri dari Fi'il dan Naib Al-Fa'il.

bedanya, Jumlah Fi'liyyah yang terdiri dari Fi'il dan Fa'il ada dalam bentuk kalimat verbal yang mana kata kerjanya berbentuk Aktif, sedangkan Jumlah Fi'liyyah yang terdiri dari Fi'il dan Naib Al-Fa'il ada dalam bentuk kalimat verbal yang mana kata kerjanya berbentuk Pasif.
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :

a. KAlimat Verbal Aktif :
جَاءَ مُحَمَّدٌ
Muhammad Datang

يَغْلِبُ عُمَرُ
Umar menang

b. Kalimat Verbal Pasif

يُغْلَبُ الْكَافِرُ
orang kafir itu dikalahkan

لُعِنَ الشَّيْطَانُ
syaitan itu dilaknat


مُحَمَّدٌ (=Muhammad) --> Fa'il (Subjek)  --> Marfu' dengan tanda Dhammah
عُمَرُ (=Umar) --> Fa'il (subjek) --> Marfu' dengan tanda Dhammah
الْكَافِرُ (=orang kafir) (subjek) --> Naib al-Fa'il --> Marfu' dengan tanda Dhammah.
الشَّيْطَانُ (=syaitan) --> Naib al-Fa'il (Subjek) --> Marfu' dengan tanda Dhammah.
Semua Kata di atas adalah Subjek dengan bentuk sebagai Fa'il dan Naib Al-Fa'il dengan posisi rafa' yang ditandai dengan harakat akhir Dhammah.
sedangkan sedangkan kata yang menjadi permulaannya adalah Fi'il atau kata kerja yang berfungsi sebagai Predikat dengan bentuk aktif dan pasif.

NASA : Matahari Terbit dari Barat

- Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat: ““Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya dibawah. Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).

MATAHARI TERBIT DARI BARAT DIBENARKAN ILMUWAN FISIKA DAN MASUK ISLAM

Ilmuwan Fisika Ukraina Masuk Islam Karena Membuktikan Kebenaran Al-qur’an Bahwa Putaran Poros Bumi Bisa Berbalik Arah Demitri Bolykov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisamendorang Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.

Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalamsebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan palingberani dalam menfsirakan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupabola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Ketika arus listrik berjalan pada dua elektrodatersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya mataharimerupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat !!!

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika iamenelaah kitab-kitab samawi lintas agama, iatidak mendapatkan satupun petunjuk kepadainformasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarirah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ”Siapayang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya.”(dari kitab Islam wa Qishshah).

Al-Quran Dalam Mata Dunia Ilmiah

Pengen tahu apa pendapat para ilmuan dunia mengenai Al-Quran, berikut segelintir dari pendapat ilmuan dunia yang mengakui kehebatan Al-Quran dan kebenarannya :

“Agama dapat menjadi petunjuk yang berhasil untuk pencarian ilmu pengetahuan. Dan agama Islam dapat mencapai sukses dalam hal ini. Tidak ada pertentangan antara ilmu genetika dan agama. Kenyataan di dalam al-Quran yang ditunjuk­kan oleh ilmu pengetahuan menjadi valid. AI-Quran yang berasal dari Allah mendukung ilmu pengetahuan".
- Prof. Dr. Joe Leigh Simpson
Ketua Jurusan Ilmu Kebidanan dan Ginekologi dan
- Prof. Molecular dan Genetika Manusia,
Baylor College Medicine, Houston,
Amerika Serikat.

"Nabi Muhammad SAW sebagai buku ilmu pengetahuan dari Allah. "
- Prof. Marshall Johnson
Guru Besar ilmu Anatomi dan Perkembangan Biologi,
Universitas Thomas Jefferson,
Philadelphia, Pennsylvania,
Amerika Serikat.


“AI-Quran adalah sebuah kitab, petunjuk, kebenaran, bukti,” dan kebenaran yang abadi bagi kita sampai akhir zaman. "
- Prof. TVN Persaud
Ahli anatomi, ahli kesehatan anak-anak,
dan ahli ginekologi kebidanan dan ilmu reproduksi
di Universitas Manitoba, Winnipeg, Menitoba,
Kanada.


"Semua yang tertulis di dalam al-Quran pasti sebuah kebenaran, yang dapat dibuktikan dengan peralatan ilmiah. "
- Prof. Tejatat Tejasen
Ketua Jurusan Anatomi Universitas Thailand,
Chiang Mai


"...metode ilmiah modern sekarang membuktikan apa yang telah dikatakan Muhammad 1400 tahun yang lalu. AI-Quran adalah buku teks ilmu pengetahuan yang simpel dan sederhana untuk orang yang sederhana. "
- Prof. Alfred Kroner
Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences,
Universitas Johannnes Gutterburg, Maintz,
Jerman.


“AI-Quran adalah kitab yang menakjubkan yang menggambarkan masa lalu, sekarang, dan masa depan. "
- Prof. Palmer
Ahli Geologi ternama
Amerika Serikat.


"llmuwan itu sebenarnya hanya menegaskan apa yang telah tertulis di dalam al-Quran beberapa tahun yang lalu. Para ilmuwan sekarang hanya menemukan apa yang telah tersebut di dalam al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu."
- Prof. Shroeder
Ilmuwan kelautan dari
Jerman


"Dengan membaca al-Quran, saya dapat menemukan jalan masa depan saya untuk investigasi alam semesta,"
- Prof. Yoshihide Kozai
Guru Besar Universitas Tokyo dan
Direktur The National Astronomical Observatory, Mikata, Tokyo,
Jepang